Blog yang Menyajikan Asmaul Husna, Doa Doa Harian, Doa Qunut, Doa Sholat Dhuha, Doa Sholat Tahajud, Doa Iftitah, Bacaan Sholawat, Dzikir, Surat Yasin, Ar Rahman, Al Waqiah,dan Surat Al Mulk

Rabu, 14 Desember 2016

Teks Bacaan Surat Al-'Alaq Arab Latin Indonesia dan Terjemahannya

Teks Bacaan Surat Al-'Alaq Arab Latin Indonesia dan Terjemahannya - Surah Al-'Alaq adalah surah ke- 96 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 19 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Ayat 1 sampai dengan 5 dari surah ini adalah ayat-ayat Al-Quran yang pertama kali diturunkan, yaitu di waktu Nabi Muhammad bertafakur di gua Hira. Surah ini dinamai Al 'Alaq (segumpal darah), diambil dari perkataan Alaq yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Surat ini dinamai juga dengan Iqra' atau Al Qalam.

Pada dasarnya kandungan surat al-‘Alaq sudah memuat semua unsur pendidikan. Pada ayat 4 dan 5 dijelaskan bahwa pendidik pertama adalah Allah SWT. Allah mengajar manusia menulis dengan menggunakan pena. Dia memberikan pengetahuan kepada manusia tentang segala sesuatu yang belum diketahuinya. Kemudian kata insan (manusia) dalam ayat 5, dimaksudkan sebagai peserta didik, yaitu semua manusia merupakan peserta didik tanpa batas waktu dan tempat. Pada ayat 1, 5 dan 19, menjelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah agar manusia mempunyai pengetahuan sehingga dapat beribadah dan bersujud serta mendekatkan diri kepada-Nya. Itu berarti bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mendapatkan rida-Nya. Baiklah,,,,berikut ini kami sajikan untuk anda sahabat pecinta Al Quran inilah Teks Bacaan Surat Al-'Alaq Arab Latin Indonesia dan Artinya silahkan baca dibawah ini.
 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ
Iqra' biismi rabbikal-ladzii khalaq(a)
"Bacalah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang menciptakan," – (QS.96:1) 


خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ
Khalaqa-insaana min 'alaq(in)
"Dia telah menciptakan manusia, dengan segumpal darah." – (QS.96:2) 


اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ
Iqra' warabbukal akram(u)
"Bacalah, dan Rabb-mulah Yang Paling Pemurah," – (QS.96:3) 


الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ
Al-ladzii 'allama bil qalam(i)
"Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (wahyu)." – (QS.96:4) 


عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
'Allama-insaana maa lam ya'lam
"Dia mengajarkan kepada manusia, apa yang tidak diketahui-nya." – (QS.96:5) 


كَلا إِنَّ الإنْسَانَ لَيَطْغَى
Kalaa inna-insaana layathgha
"Ketahuilah!. Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas," – (QS.96:6) 


أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَى
An ra-aahuustaghna
"karena dia melihat dirinya serba cukup." – (QS.96:7) 


إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى
Inna ila rabbikarruj'a
"Sesungguhnya hanya kepada Rabb-mulah kembali(mu)." – (QS.96:8) 


أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى
Ara-aital-ladzii yanha
"Bagaimana pendapatmu, tentang orang yang melarang," – (QS.96:9) 


عَبْدًا إِذَا صَلَّى
'Abdan idzaa shalla
"seorang hamba, ketika dia mengerjakan shalat," – (QS.96:10) 


أَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ عَلَى الْهُدَى
Ara-aita in kaana 'alal huda
"bagaimana pendapatmu, jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran," – (QS.96:11) 


أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى
Au amara bittaqwa
"atau dia menyuruh bertaqwa (kepada Allah)." – (QS.96:12) 


أَرَأَيْتَ إِنْ كَذَّبَ وَتَوَلَّى
Ara-aita in kadz-dzaba watawalla
"Bagaimana pendapatmu, jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?." – (QS.96:13) 


أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى
Alam ya'lam bi-annallaha yara
"Tidakkah dia mengetahui, bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?." – (QS.96:14) 


كَلا لَئِنْ لَمْ يَنْتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ
Kalaa la-il(n) lam yantahi lanasfa'an binnaashiyat(i)
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubun-nya," – (QS.96:15) 


نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ
Naashiyatin kaadzibatin khaathi-atin
"(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan, lagi durhaka." – (QS.96:16) 


فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ
Falyad'u naadiyahu
"Maka biarkanlah dia memanggil golongannya, (untuk menolongnya)," – (QS.96:17) 


سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ
Sanad'uzzabaaniyata
"kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah," – (QS.96:18) 


كَلا لا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ
Kalaa laa tuthi'hu waasjud wa-aqtarib
"sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Rabb)." – (QS.96:19) 
Pokok-pokok isi Kandungan
Perintah membaca lingkungan alam semesta untuk menemukan siapa sebenarnya Tuhan; tersurat dalam Surat Al alaq: manusia dijadikan dari segumpal darah; Allah menjadikan kalam sebagai alat mengembangkan pengetahuan;Janganlah manusia bertindak melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup; ancaman Allah terhadap orang-orang kafir yang menghalang-halangi kaum muslimin melaksanakan perintah-Nya.


Surat Al 'Alaq menerangkan bahwa Allah menciptakan manusia dari benda yang hina kemudian memuliakannya dengan mengajar membaca, menulis dan memberinya pengetahuan. Tetapi manusia tidak ingat lagi akan asalnya, karena itu dia tidak mensyukuri nikmat Allah itu, bahkan dia bertindak melampaui batas karena melihat dirinya telah merasa serba cukup.
Facebook Twitter Google+
Back To Top